KSAL Ancam Pecat Prajurit Diadili dan Diuji Orang LGBT, pengamat mengingatkan evaluasi sistem pendidikan

KSAL-Ancam-Pecat-Prajurit-Diadili-dan-Diuji-Orang-LGBT-pengamat-mengingatkan-evaluasi-sistem-pendidikan

Pengamat militer Institute for Security and Strategic Studies (ISSES) Khairul Fahmi mengatakan sanksi diperlukan bagi prajurit TNI yang diketahui lesbian, gay, biseksual atau transgender (LGBT).

Hal itu disampaikan Fahmi menanggapi kesaksian Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL)

Laksamana Yudo Margono yang akan memecat prajuritnya jika terbukti LGBT.

“Hal ini perlu dilakukan agar tidak meluas, mengganggu kesiapan dan mengganggu soliditas,” kata Fahmi dalam keterangan tertulis, Kamis (24 Juni 2021).

Baca juga: KSAL Ancam Pecat Marinir Indonesia Dengan Dalih Buktikan LGBT

Fahmi mengatakan masalah pelanggaran hukum moral, termasuk LGBT

di TNI, sangat serius.

Ia menilai persoalan ini tidak boleh diabaikan dan harus menjadi salah satu agenda prioritas dalam pembinaan staf TNI.

Menurutnya, LGBT bukan karena lemahnya sistem rekrutmen di lingkungan TNI.

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran

Praktik disorientasi seksual terjadi dalam proses pendidikan dan merupakan salah satu risiko dari sistem pesantren.

Oleh karena itu, pengkajian terhadap sistem pendidikan di lingkungan

diperlukan untuk mengantisipasi potensi terjadinya perubahan seksual sejak dini.

“Selain kurikulum standar, diperlukan orientasi berwawasan ke depan dan metode pendukung untuk hal-hal seperti itu,” kata Fahmi.

Baca juga: Qunut soal LGBT Akan Jadi Materi Soal TWK di KPK, Ini Pengakuan Peserta Tes

Selain itu, pihaknya menyambut baik peringatan terbuka KSAL tersebut.

Dia berpendapat, jarang seorang petinggi TNI yang secara terbuka mengungkapkan keprihatinannya tentang masalah LGBT.

Namun peringatan dan ancaman sanksi juga harus ditekankan terhadap jajaran manajemen, mulai dari perwira tinggi dan perwira menengah.

“Kenapa begitu? Menilik kembali kasus di kepolisian negara, praktik disorientasi seksual ini juga dilakukan oleh pejabat tinggi yang seharusnya menjadi panutan dan panutan di lingkungannya,” ujarnya.

Baca Juga: Kristen Gray Dideportasi Karena Bali Ramah LGBT, Ini Pernyataan Kemenkum HAM

Sebelumnya, Yudo menegaskan TNI AL akan memecat prajuritnya jika terbukti LGBT.

Yudo mengumumkan hal ini saat bertemu dengan taruna dan taruna 66.

“Pelanggaran moral LGBT dan perjuangan mental yang tidak sesuai dengan ideologi negara, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, Trisila TNI AL dan Hree Dharma Shanty, ancamannya pemecatan,” kata Yudo dalam salah satu pernyataan tertulis dari informasi kelautan. pelayanan (Dispensi). ), Rabu (23 Juni 2021).

Yudo meyakini bahwa degradasi moral justru merambah generasi muda, yang sangat rentan terhadap pengaruh global.

Ia menegaskan bahwa LGBT bertentangan dengan nilai-nilai agama dan ideologi negara.

“Keberadaan gerakan LGBT bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama dan ideologi negara. Ini merupakan ancaman moral yang harus dihadapi nanti,” ujarnya.

LIHAT JUGA :

serverharga.com
wikidpr.id
riaumandiri.id
dekranasdadkijakarta.id
finland.or.id
cides.or.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *